Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jenis, Syarat dan Kelebihan Deposito Bank DKI

Jika perorangan atau perusahaan ingin berinvestasi pastinya memperhatikan deposito. Deposito bank DKI menyediakan penawaran terbaiknya dengan level suku bunga yang efektif. Hal ini dapat meningkatkan deposito ke titik maksimal, sehingga memberikan keuntungan untuk nasabah.

Secara umum, deposito ini dikelompokkan menjadi dua kategori yaitu rupiah dan Valuta Asing. Nasabah dapat mendepositokan uangnya minimal satu juta rupiah dan lima ratus dolar amerika untuk valuta asing. Pembahasan di sini akan dikhususkan pada deposito dalam mata uang rupiah.


Jenis-jenis Deposito di Bank DKI dalam Rupiah


Terdapat beberapa jenis deposito di bank DKI berdasarkan waktu dan pencairan dananya. Berikut ini adalah jenis-jenis bentuk deposito pada bank DKI dalam mata uang rupiah:

1. Deposito dalam Berjangka waktu


Berdasarkan namanya, deposito ini berkaitan dengan jangka waktu penyimpanan uang yang tentunya dalam mata uang rupiah. Jangka waktunya yaitu satu bulan, tiga bulan, enam bulan sampai 12 bulan atau bisa diperpanjang. 

Namun perpanjangan waktunya harus disesuaikan dengan level suku bunganya.
Setelah mengajukan deposito dan menentukan lama waktu penyimpananya, bank DKI akan menyesuaikan waktu pencariannya. Penerimaan bunga dari deposito juga saat pencairannya.

2. Deposito dalam Bentuk Sertifikat


Deposito ini juga memiliki jangka waktu seperti jenis yang pertama dan juga dalam mata uang rupiah. Namun tidak dapat diperpanjang dan saat pencairannya tidak diterapkan nama nasabahnya. Dimana hal ini memungkinkan untuk dijual ke pihak lain atau pihak ketiga. 

Bunga yang diterapkan adalah bunga diskonto, nasabah menerima bunga yang sudah diperhitungkan di awal. Jadi, nasabah sudah mengetahui beberapa bunga yang akan diterima sejak awal.

3. Deposito Call/On Call


Penyimpanan untuk deposito bank DKI jenis ini hanya selama  satu bulan kurang. Jika nasabah ingin mencairkan dana pokok maupun bunganya harus diminta secara tertulis. Maksudnya penulis harus membuat surat permintaan untuk mencairkannya sebelum 1 hari waktu pencairan. 

Kemudian nasabah dapat memberikan surat kepada pihak bank DKI. Dengan begitu, nasabah bisa memperoleh uangnya saat masa penarikan sudah jatuh tempo.

Syarat Mengajukan Deposito pada Bank DKI


Nasabah dalam mengajukan deposito harus memenuhi beberapa ketentuan yang disesuaikan dengan jenis nasabahnya. Syarat atau ketentuan yang harus dipenuhi nasabah dalam mengajukan deposito bank DKI adalah sebagai berikut:

1. Syarat bagi Nasabah Perorangan


Dalam mengajukan deposito, nasabah dapat melakukannya atas nama pribadi atau perorangan. Beberapa syarat yang harus dipenuhi nasabah perorangan adalah:

  • Melengkapi formulir berupa aplikasi permohonan sesuai dengan ketentuan yang ada.
  • Menyertakan KTP asli dan meninggalkan fotokopinya, jika tidak ada bisa tanda identitas diri yang lain.
  • Memperlihatkan NPWP asli serta meninggalkan fotokopinya.
  • Membaca ketentuan dari bank DKI dan memberikan persetujuan untuk mentaatinya.

2. Syarat bagi Nasabah Perusahaan


Pengajuan deposito ini juga dapat dilakukan atas nama sebuah perusahaan yang telah disetujui setiap pengurusnya. Berikut ini syarat bagi perusahaan dalam mengajukan deposito, yaitu:

  • Melengkapi formulir berupa aplikasi permohonan sesuai dengan ketentuan dan identitas perusahaan.
  • Menyertakan KTP asli dari pengurus perusahaan beserta fotokopinya atau akta dari pendirian perusahaan tersebut.
  • Memperlihatkan  NPWP asli dan surat legalitas dari perusahaan serta meninggalkan fotokopinya.
  • Memperhatikan semua ketentuan dari bank DKI serta bersedia menyetujuinya.

Kelebihan dalam Mengajukan Deposito di Bank DKI


Baik nasabah perorangan maupun perusahaan pastinya mendapatkan manfaat dalam mengajukan deposito di bank DKI. Berikut beberapa kelebihan deposito pada  bank DKI yang akan diperoleh nasabah:

  • Bebas menggunakan Bilyet Deposito.
  • Kemudahan mengakses Automatic Roll Over.
  • Dapat  menambah hasil dari deposito ke dalam saldo utamanya.
  • Bisa  mencairkan dana langsung ke dalam rekeningnya.
  • Tentunya memperoleh keamanan.

Berdasarkan jenis, syarat serta kelebihan di atas, nasabah dapat mempertimbangkannya untuk melakukan deposito bank DKI. Hal ini harus juga disesuaikan dengan level suku bunganya. Suku bunga ini dapat dilihat langsung pertumbuhannya di web resmi bank DKI. 

Posting Komentar untuk "Jenis, Syarat dan Kelebihan Deposito Bank DKI"

close